SEMARANG
– Stand Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah di Jateng Fair 2026, PRPP Semarang,
kembali menjadi ruang dialog kebangsaan yang menarik pada Senin, 29 Juni 2026.
Sesi podcast kali ini
menghadirkan perwakilan Cipayung Plus, yakni Wiradrana Wasista, Ketua Umum
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi Jawa Tengah-DIY, dengan tema
"Peran Kepemudaan dalam Membangun Jawa Tengah".
Dalam
perbincangan yang berlangsung dinamis tersebut, Wiradrana memaparkan
pandangannya tentang posisi strategis kaum muda, khususnya mahasiswa, dalam
mendorong kemajuan Jawa Tengah. Menurutnya, pemuda tidak boleh sekadar menjadi
penonton pembangunan, melainkan harus hadir sebagai aktor yang aktif
berkontribusi sekaligus berfungsi sebagai penyeimbang jalannya pemerintahan.
Wiradrana
secara tegas menyampaikan sikap HMI dan Cipayung Plus terhadap kebijakan
pemerintah: mendukung dan mengapresiasi setiap program yang berpihak kepada
rakyat, namun tidak segan untuk mengkritisi kebijakan yang dinilai tidak tepat
sasaran atau merugikan masyarakat.
"Kalau program pemerintah itu baik dan berdampak nyata bagi
masyarakat, kita apresiasi dan dukung sepenuhnya. Tapi kalau buruk dan tidak
berpihak kepada rakyat, maka sudah menjadi kewajiban kami sebagai mahasiswa
untuk mengkritik." — Wiradrana Wasista, Ketua Umum HMI Badko Jateng-DIY
Lebih
lanjut, Wiradrana juga menyinggung peran gerakan mahasiswa dalam mengawal
jalannya pemerintahan dan rezim yang berkuasa. Ia menekankan bahwa tradisi
kritis mahasiswa bukanlah sikap oposisi semata, melainkan wujud tanggung jawab
moral dan intelektual generasi muda terhadap bangsa. Gerakan mahasiswa, kata
dia, harus tetap independen dan tidak boleh terjebak dalam kepentingan politik
praktis manapun.
"Mahasiswa adalah kontrol sosial. Kami tidak
anti-pemerintah, kami pro-rakyat. Ketika kepentingan rakyat dilanggar oleh
siapapun yang berkuasa, di situlah mahasiswa harus berdiri." — Wiradrana
Wasista
Wiradrana
juga mengajak seluruh elemen pemuda Jawa Tengah untuk berkolaborasi lintas
organisasi dalam membangun daerah. Cipayung Plus, sebagai wadah organisasi
kemahasiswaan Islam, Katolik, Kristen, dan lainnya, dinilai memiliki modal
sosial yang kuat untuk menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus penggerak
perubahan di level akar rumput.
Kehadiran
HMI dalam forum podcast Kesbangpol ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara
pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam memperkuat wawasan kebangsaan.
Rangkaian podcast yang digelar selama Jateng Fair 2026
telah menghadirkan berbagai elemen ormas dan kepemudaan, mulai dari FKDM, FKUB,
hingga Cipayung Plus, sebagai bagian dari upaya Kesbangpol memperluas ruang
dialog kebangsaan secara inklusif.

