![]() |
Suasana sesi podcast di stand Kesbangpol
Provinsi Jawa Tengah pada Jateng Fair 2026, PRPP Semarang.
SEMARANG – Stand Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah di Jateng Fair 2026, PRPP Semarang, menjadi panggung dialog kebangsaan yang hangat pada Sabtu, 27 Juni 2026. Di stand tersebut, digelar sesi podcast bertema "Berbeda tapi Satu, Beda Suku Tetap Satu" bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Jawa Tengah, menghadirkan narasumber Adi Imron, selaku ketua FKDM Jawa Tengah.
Tema yang diusung mencerminkan semangat kebhinekaan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di Indonesia, sebuah wilayah yang kaya akan keragaman suku, budaya, dan tradisi. Podcast ini menegaskan bahwa perbedaan latar belakang suku dan budaya bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun persatuan yang kokoh.
![]() |
| Adi Imron (kiri), ketua FKDM Jawa Tengah, menyampaikan pandangannya dalam sesi podcast bertema kebhinekaan di stand Kesbangpol Jateng. |
Dalam perbincangan yang berlangsung santai namun penuh makna, Adi Imron selaku perwakilan FKDM menekankan bahwa keberagaman suku di Indonesia semestinya disyukuri sebagai anugerah, bukan dijadikan bahan perpecahan. Ia mengingatkan bahwa ancaman terhadap persatuan bangsa kerap kali datang dari provokasi berbasis identitas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang disebarkan melalui media sosial.
FKDM sebagai forum kewaspadaan dini berperan aktif memantau dan melaporkan potensi konflik sosial berbasis suku maupun identitas lainnya kepada Pemerintah. Melalui jaringan yang tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan, FKDM menjadi garda terdepan dalam mendeteksi gesekan antar kelompok sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Podcast ini juga menyoroti pentingnya peran tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam menjaga keharmonisan antarsuku di Jawa Tengah. Kesbangpol mendorong agar semua pihak bersinergi dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan wawasan kebangsaan, khususnya kepada generasi muda yang rentan terhadap pengaruh narasi pemecah belah.
Keikutsertaan Kesbangpol Jateng dalam Jateng Fair 2026 dengan format podcast dinilai sebagai langkah inovatif dalam menyebarluaskan pesan kebangsaan kepada masyarakat luas. Selain podcast, stand Kesbangpol juga menyediakan kuis, games berhadiah, doorprize, dan photo booth yang ramai dikunjungi pengunjung pameran dari berbagai kalangan.
Jateng Fair 2026 sendiri berlangsung selama beberapa pekan di PRPP Semarang, menampilkan ratusan stand dari berbagai instansi pemerintah, pelaku UMKM, serta lembaga kemasyarakatan se-Jawa Tengah.

